Jual Kalium Plus Green Leaf di Medan

Anda mencari Pupuk Kalium Plus dengan harga terjangkau? Hubungi Jimmi Suyanto 0811614051, RBM Kalium-Plus Green Leaf solusinya.

RBM Kalium Plus Green Leaf.

Brosur Kalium Plus

Sampel Kalium Plus Green Leaf

Sampel Kalium Plus Green Leaf

komposisi RBM Kalium Plus

Kalium adalah salah satu unsur yang sangat penting dalam produksi kelapa sawit. Target hasil yang tinggi pada kelapa sawit tidak akan tercapai tanpa ketersediaan yang cukup dari hara makro esensial tersebut.

Siklus pertumbuhan kelapa sawit yang berlangsung selama 25 tahun ditandai oleh berbagai tahap pertumbuhan dimana setiap tahap memiliki kebutuhan haranya tersendiri untuk pertumbuhannya. Pada awal 3 tahun setelah tanam, terdapat peningkatan perlahan dalam penyerapan kalium dan magnesium oleh kelapa sawit. Setelah 3-5 tahun kemudian, penyerapan hara menjadi stabil pada tingkat penyerapan yang tinggi.

Unsur kalium banyak terdapat dalam ekosistem alam kita yang meruapakan hara penting bagi tanaman, hewan dan manusia. Di dalam tanah, kalium biasanya dibedakan dalam empat kategori :

• Kalium sebagai komponen dari mineral tanah
• Kalium tak dapat ditukar (K terikat)
• Kalium dapat ditukar (terbatas pada permukaan tanah liat dan bahan organic)
• Kalium dalam larutan tanah

Kalium dapat ditukar dan tidak dapat ditukar berada dalam keadaan seimbang juga dengan K dalam larutan tanah. Kalium mudah ditransfer antara kategori tersebut. Kalium sebagai ion K+ diserap secara aktif oleh akar kelapa sawit terutama dari larutan tanah. Sebagian besar kalium yang dibutuhkan tanaman diangkut dengan aliran massa (aliran air yang bergerak ke akar tanaman) dan dengan difusi. Keefektifan K= dari larutan tanah dalam pemberian hara bagi tanaman dipengaruhi oleh adanya kation lain terutama kalsium (Ca) dan magnesium (Mg).

Sehubungan dengan tingkat pertumbuhan yang tinggi dari kelapa sawit, kebutuhannya akan hara juga sangat besar. Dari semua unsure yang penting, kalium diserap dalam jumlah paling besar. Karena itu kalium memainkan peranan penting dalam hara tanaman dan dikenal sebagai kation terpenting dalam fisiologi tanaman.

Kalium terlibat dalam banyak fungsi biokimia dan secara positif mempengaruhi hasil pada berbagai jenis tanah (ukuran tandan dan jumlah tandan). Dengan tambahan nitrogen, kalium menyebabkan efek sinergis yang meningkatkan pertumbuhan, hasil per tandan dan rasio minyak per tandan.

Tanah miskin akan kalium yang tersedia bagi tanaman lebih banyak terdapat di daerah tropis daripada di daerah subtropis. Dalam kelapa sawit, kalium adalah unsure hara yang paling banyak dibutuhkan selama setahun setelah tanam. Kandungan kalium dari tandan buah berkisar 0,65 % dari berat tandan, sedangkan kandungan kalium pada berat kering bagian vegetatif tetap konstan terdapat di sepanjang siklus hidup tanaman tersebut (sekita 1,0 – 1,3 %).
Defisiensi K terjadi pada tanah yang mengandung sangat sedikit ion K yang dapat ditukar. Terutama di tanah berpasir dan tanah gambut. Defisiensi K banyak terjadi karenabesarnya pencucian akibat curah hujan yang tinggi. Lebih jauh lagi, defisiensi K terjadi dimana akar tidak dapat menembus ke lapisan tanah yang lebih dalam karena adanya daerah tanah yang kedap air.

Sejumlah gejala telah ditemukan berhubungan dengan defisiensi kalium pada tanaman kelapa sawit dewasa. Bercak kuning merupakan gejala defisiensi kalium paling umum yang ditandai dengan bercak kecil yang pada awalnya berwarna hijau pucat, lalu perlahan berubah menjadi kuning sampai jingga kekuningan dan bercak tersebut membesar diantara tulang daun sampai melampaui batas tulang daun.

Gejala yang kedua disebut belang putih (white stripes) dan sering menunjukkan defisiensi K bersama dengan ketidakseimbangan K dan N serta kemungkinan kurangnya boron. Belang putih seperti pensil ini terjadi pada tulang tengah pada kedua belah daun dan terlihat tembus pandang.

RBM Kalium Plus Green Leaf merupakan solusi untuk memenuhi unsur Kalium (K2O). Fungsi/Manfaat Kalium Plus diantaranya :

  • Membantu meningkatkan produktifitas buah dan biji
  • Membantu perlebarana pelepah daun pada pokok sawit muda
  • Membantu meningkatkan proses pembungaan pada tanaman
  • Membantu mengurangi rontok buah/biji
  • Membantu menjaga kadar air dalam buah/biji pada musim kemarau
  • Membantu meningkatkan kadar gula dalam buah/biji
  • Membantu meningkatkan bobot/berat buah

KANDUNGAN/KOMPOSISI :

  • K2O/Potassium Oxide +/- 25 – 30 %
  • P2O5/Phosphorus Oxide +/- 1-3 %
  • CaO/Calcium Oxide +/- 1-5 %
  • MgO/Magnesium Oxide +/- 1-4 %

CARA PENGGUNAAN & DOSIS :

  • Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) = =/- 100 kg/hektar, dengan ditebarkan disekitar tanaman per 4 bulan
  • Tanaman Menghasilkan (TM) = +/- 200 kg/hektar, dengan ditebarkan di sekitar tanaman per 4 bulan sekali